
Kotak saran yang disediakan panitia untuk menampung saran pengunjung dan peserta Expo. Journal|Frans
Acara Expo kampus STMIK Amikom Yogyakarta telah dibuka hari ini. Acara yang akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 17-19 November 2011 ini dimaksudkan untuk membuka penerimaan calon anggota baru masing-masing Orma yang ada di kampus ungu. Acara di buka oleh ketua panitia Mulyan Nuarsa pada pukul 12.20 wib. Acara ini di ikuti 18 orma. Antara lain, Amo, Lpm Journal, AEC, HIMMSI, Fossil, HMJTI, Onegai, AMCC, Koma, Manggar, Mayapala, Kempo, ABBC, AFC, Ikna, Uki Jastis, Kreta dan Tae wondo.
Persiapan yang mepet membuat panitia sedikit dipusingkan dengan permasalah preparing stan dan penjagaan stan hingga acara dibuka. Stan baru selesai dipasang pada rabu malam pukul 23:00 WIB, dan rekan-rekan Orma mulai dekorasi pada pukul 23:30 bahkan ada pula Orma yang mulai dekorasi stannya pada pukul 03.00 pagi.
Expo hari pertama terkesan kurang menarik. Sepinya pengunjung dan suasana yang kurang kondusif menyebabkan arena Expo kurang nyaman. Menurut Niken Larasati “antusias Mahasiswa Baru (Maba) sepertinya kurang, dibanding dengan tahun lalu. Mungkin karena sosialisasi dari panitia yang kurang, dan suasana di arena Expo juga cukup panas. Selain itu kami juga dibingungkan dengan rondon acara yang belum jelas dari panitia,” ujar Niken selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan MI dan SI (HIMMSI).
Senada dengan Niken, Rilo mahasiswa angkatan 2011 juga menyatakan hal serupa ia mengeluhkan kurangnya sosialisasi tentang acara Expo. “Saya dikasi tau oleh komunitas Kreta via sms kalau Expo sudah dibuka,” ujar Rilo.
Kurangnya sosialisasi mungkin menjadi penyebab sepinya pengunjung Expo kali ini. Stan Amikom Computer Club (AMCC) yang tahun kemarin dibanjiri pengunjung yang ingin mendaftar kali terlihat sepi. Ria Ayu penjaga stan AMCC yang saya wawancarai mengatakan, bahwa Expo hari pertama ini kurang menarik sehingga mungkin pengunjung jadi kurang berminat untuk datang ke arena Expo.
Selain itu ada beberapa keganjalan yang saya temui di arena Expo. Expo yang kali ini bertemakan “Masquerede” atau pesta topeng ternyata belum tampak. Hanya beberapa Orma yang menunjukan topengnya. Ketika saya mengkonfirmasi kepada Mulyan Nuarsa, ia mengatakan bahwa panitia telah menghimbau Orma agar menjukkan topeng mereka, namun teknisnya kembali kepada masing-masing Orma.
Selain itu mengenai round down acara yang belum jelas, Mulyan menyatakan bahwa ini acara oleh orma dan untuk orma, panitia menyediakan waktu dari pukul 09.00-15.30 WIB, diperuntukan bagi Orma yang mau performance dalam bentuk apapun, seperti pentas seni atau memperkenalkan Ormanya. Acara Expo tahun ini tidak diisi oleh pengisi acara dari luar, murni semua oleh orma dan untuk orma. Panitia sendiri merasa sudah cukup melakukan sosialisasi dengan menyebar pamphlet ke beberapa bagian kampus, kalau kenyataannya pengunjung masih sepi itu mungkin dikarenakan baru hari pertama, ujar Mulyan.
Frans
You must be logged in to post a comment.