Sunday, May 20, 2012 | Register | Log in

Manusia Muda (bagian 2)

Thursday, December 8, 2011, 18:29
This news item was posted in Pojok Sastra category and has 0 Comments so far.

image : kalongbanget.blogspot.com

oleh : Nurhapsoro Triyowibowo
“jo, udah siap posternya dan spanduknya ?” tanyaku

“udah siap bos” sahut johan, anak semester 3 fakultas hukum.

Penuh semangat anak muda ini mempersiapakn “amunisi” berperang kita nanti, salah satu kader ku yang aku yakin nanti bias menggantikanku sebagai pemimpin kelompok perubahan ini.

Ya ini tahun ke 4 ku di kampus ini, kampus yang kata orang-orang sih kampus para – para pesohor negeri ini belajar. Kampus yang dulu zaman reformasi sedikit membuat keder para pertinggi-petinggi bangsa ini.

“udah siap ni bang, kapan kita jalan?” ujar jo. Seketika membuat ku tersentak dalam lamunanku.

“oke 10 menit lagi kita jalan, tp jangan lupa kumpulin anak-anak , kita breafing dulu sebalum jalan” balasku

“siappppppp…” dengan lantang dan cengir kuda ciri khasnya dia menjawab.

——–

“kami tidak butuh janji kami butuh bukti, kami menunggu tapi kami tidak akan diam jika tidak ada realisasi” teriak johan, pemuda 23 tahun asli Kediri yang berorasi di atas truk yang penuh sound system yang kemarin kita sewa guna mendukung demo kita siang ini.

Tidak terasa 3 jam sudah berlalu. Kami pun berkumpul melepas lelah sejenak.

“gimana jo tadi?” Tanya ku.

“apanya bang?” jawab jo.

halah, itu lho semangat sekali tadi aku lihat kau berorasi”

“iya bang, maklum baru pertama kali ikut demo, pengen aja menumpahkan keluh kesah di kepala ni”. Jawab jo.

“keluh kesah apa an?”

“biasa lah bang, bosan ngelihat carut marut Negara ini, korupsi disana-sini, orang-orang gak bias makan layak, anak-anak banyak yang gak bias menempuh sekolah tapi abang lihat sendiri para pejabat perutnya buncit semua, apa mereka gak pernah  nyadar sama kelakuan mereka ya? Sungut jo.

“udah takdir kali jo” jawabku sambil menyengir

“ah abang tu, di ajak serius malah guyon gitu”

“hahaha” jawabku melihat semangat yang berkebu-kebu dari pemuda satu ini.

“oh ya bang, ada yang mau ketemu abang tu”

“siapa?”

“itu, orangnya ada di bawah pohon akasia disana” tunjuk jo, menunjuk sebuah pohon yang berasa sekitar 100m dari tempat kami berkumpul.

“oke, abang kesana dulu ya?” timpal ku.

Kaki ku pun ak melangkah mantab menuju orang tadi. Menapak penasaran karena aku yakin aku kenal sama orang yang di tunjuk jo.

Seketika ingatanku kembali ke 4 tahun yang lalu saat pertama kalinya aku melihat orang itu. orang yang dulu pernah membuat semangat manusia mudaku hilang, semangat untuk melihat perubahanan Negara kaya raya tapi miskin ini. Semangat perjuanganku saat ini.

Bersambung…..

Share

Tulisan Terkait

About nurhapsoro

orang ganteng

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.