Sunday, May 20, 2012 | Register | Log in

[Foto] Para Mahasiswa Penolong

Tagged with: , ,
Wednesday, September 28, 2011, 14:10
This news item was posted in Journal Foto category and has 0 Comments so far.

Siaga

Pagi di basement gedung IV kampus ungu, langit masih gelap. Berkumpul para mahasiswa berkaos putih dengan badge palang merah, bertuliskan PPPK STMIK AMIKOM YOGYAKARTA di lengan kirinya. Mereka mempersiapkan diri dan perlengkapan medisnya. Mereka adalah ujung tombak kesehatan mahasiswa baru dan panitia Penggalian Potensi Mahasiswa—ospek di kampus ungu (PPM) 2011.

Mahasiswa baru satu demi satu mulai berdatangan ke pos P3K seiring matahari yang semakin naik. Ketidaksiapan jasmani mereka—di tengah keramaian dan kemeriahan PPM—menjadi perhatian petugas P3K. Kadang petugas perlu menggandeng atau bahkan menggotong tandu untuk membawa mereka ke pos P3K.

Koordinasi

"Koordinasi Pagi" (Journal/Adam)

Periksa Ketersediaan Obat

"Cek" (Journal/Adam)

Reaksi Cepat

"Reaksi Cepat" (Journal/Riza)

Amin Rohani, salah satu petugas P3K, mengakui bahwa tugas yang diembannya bersama rekan-rekan memang berat. Dengan 26 personil (termasuk koordinator), mereka harus siap menangani keluhan kesehatan 2 ribuan mahasiswa selama berlangsungnya PPM. “Berat, Mas. Jadi kalau tanpa kerjasama dengan keamanan dan pemandu, kami tetap kewalahan,” ujarnya. Ada juga seorang petugas medis dari klinik kampus yang turut membantu.

Mencatat identitas pasien, memberikan minum teh hangat atau air putih, membantu dengan tabung oksigen adalah beberapa pelayanan yang diberikan petugas kepada pasien. Setelah pasien merasa cukup kuat mengikuti kegiatan lagi, petugas mengantarkannya kembali ke venue.

Kerja Berat

"Pantau" (Journal/Adam)

Bantuan Petugas Medis

"Konsultasi". Mahasiswa baru peserta PPM 2011 ini diberi bantuan pengobatan oleh tenaga medis dari klinik kampus. (Journal/Adam)

Mencatat

"Mendata" (Journal/Adam)

Ambilkan Minum

"Konsumsi Khusus" (Journal/Adam)

Petugas P3K dituntut selalu siap dan tidak panik ketika menangani pasien, terutama jika ada yang berpenyakit kronis dan atau mahasiswa pingsan. Pelatihan dari PMI yang sempat diikuti, setidaknya dapat mengurangi kepanikan.

Kerja keras mereka patut dihargai. Setidaknya dalam masa PPM ini, peserta maupun panitia memerlukan bantuan petugas P3K jika ada kendala dengan kesehatan dalam tugas.

Oksigen

"Tolong!" (Journal/Riza)

Tabung Oksigen

"Tabung Kehidupan" (Journal/Adam)

Pingsan

"Jangan Panik!" (Journal/Adam)

help

"Help and Care" (Journal/Adam)

Share

Tulisan Terkait

About adamghif

biasa wae

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.