<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>LPM Journal</title>
	<atom:link href="http://www.lpmjournal.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.lpmjournal.com</link>
	<description>Lembaga Pers Mahasiswa Journal</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Feb 2012 20:08:30 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Cerita Pendek Kompas, Dan Pergeseran “Pilihan”</title>
		<link>http://www.lpmjournal.com/review/cerita-pendek-kompas-dan-pergeseran-%e2%80%9cpilihan%e2%80%9d</link>
		<comments>http://www.lpmjournal.com/review/cerita-pendek-kompas-dan-pergeseran-%e2%80%9cpilihan%e2%80%9d#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 20:07:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ilham Bagus Prastiko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pendek]]></category>
		<category><![CDATA[CERPEN KOMPAS PILIHAN]]></category>
		<category><![CDATA[CERPEN PILIHAN KOMPAS]]></category>
		<category><![CDATA[Kompas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lpmjournal.com/?p=4666</guid>
		<description><![CDATA[
Ketika kawan-kawannya berhamburan ke jalan raya, Ripin sedang susah payah menghitung jumlah kelereng yang dimenanginya. Siang itu tidak sedikitpun terlintas dalam pikirannya bahwa masa kecilnya akan segera berakhir. Ia cepat-cepat memasukkan kelereng-kelereng itu ke dalam saku celananya dan bergegas menyusul kawanannya.
Begitulah pembukaan cerita pendek karya Ugoran Prasad. Ripin, satu dari 16 cerita pendek yang terbebat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-large wp-image-4667" src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/uploads/2012/02/150-07-25094-733x1024.jpg" alt="" width="733" height="1024" /></p>
<p><em>Ketika kawan-kawannya berhamburan ke jalan raya, Ripin sedang susah payah menghitung jumlah kelereng yang dimenanginya. Siang itu tidak sedikitpun terlintas dalam pikirannya bahwa masa kecilnya akan segera berakhir. Ia cepat-cepat memasukkan kelereng-kelereng itu ke dalam saku celananya dan bergegas menyusul kawanannya.</em></p>
<p>Begitulah pembukaan cerita pendek karya Ugoran Prasad. <em>Ripin</em>, satu dari 16 cerita pendek yang terbebat dalam CERPEN KOMPAS PILIHAN 2005-2006. <em>Ripin</em> menjadi cerita pendek (cerpen) terbaik <em>Kompas</em> di tahun tersebut.</p>
<p>Kumpulan ini mengalami pergeseran. setelah di tahun-tahun sebelumnya bertajuk CERPEN PILIHAN KOMPAS, digeser menjadi CERPEN KOMPAS PILIHAN. Ini terkait proses pemilihan cerpen yang diserahkan sepenuhnya pada pihak luar—setelah sebelumnya dipilih oleh sejumlah anggota Redaksi <em>Kompas</em>. Bambang Sugiharto dan Nirwan Dewanto dipercaya memilih 16 cerpen terbaik—dari 102 cerpen yang termuat di Harian <em>Kompas</em> dalam rentang dua tahun. Bambang Sugiharto adalah guru besar filsafat, pengajar di Universitas Parahyangan dan Institut Teknologi Bandung. Sedangkan Nirwan Dewanto adalah pengasuh Jurnal Kebudayaan <em>Kalam</em>.</p>
<p>Cerpen <em>Ripin</em> patut dijadikan tokoh utama dari kumpulan ini. Sudut pandang seorang laki-laki sebagai tokoh utama cerita telah membebaskan pengarang dari heroisme yang tidak perlu. Membiarkan hari ini berjalan, tidak mengambil penyelesaian yang terkesan spektakuler. Cerpen lain sang pengarang, Ugoran Prasad, juga muncul di CERPEN KOMPAS PILIHAN edisi selanjutnya, 2007 dan 2008.</p>
<p>16 cerpen terpilih adalah :</p>
<ol>
<li>Ripin<em> (Ugoran Prasad)</em></li>
<li>Laut Lepas Kita Pergi<em> (Kurnia Effendi)</em></li>
<li>Caronang <em>(Eka Kurniawan)</em></li>
<li>Ibu Pergi Ke Laut <em>(Puthut EA)</em></li>
<li>Jejak yang Kekal <em>(Gus tf Sakai)</em></li>
<li>Nistagmus <em>(Danarto</em>)</li>
<li>Mata Sultani <em>(Adek Alwi)</em></li>
<li>Bocah-bocah Berseragam Biru Laut <em>(Puthut EA)</em></li>
<li>Rumah Hujan <em>(Dewi Ria Utami)</em></li>
<li>Sayap Kabut Sultan Ngamid <em>(Triyanto Triwikromo)</em></li>
<li>Mata Mungil yang Menyimpan Dunia <em>(Agus Noor)</em></li>
<li>Sumur <em>(Gus tf Sakai)</em></li>
<li>Air <em>(Djenar Maesa Ayu)</em></li>
<li>Piknik <em>(Agus Noor)</em></li>
<li>Gerobak <em>(Seno Gumira Ajidarma)</em></li>
<li>Malaikat Tanah Asal (<em>Triyanto Triwikromo)</em></li>
</ol>
<p>Membaca kumpulan cerpen ini seperti bermain mandi bola. Ada bola warna biru, kuning, merah hingga putih. Dan dengan apapun warna (cerita) yang tersaji di sana, kalian tidak akan kehilangan kegembiraan.</p>
<p><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fcerita-pendek-kompas-dan-pergeseran-%25e2%2580%259cpilihan%25e2%2580%259d&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fcerita-pendek-kompas-dan-pergeseran-%25e2%2580%259cpilihan%25e2%2580%259d&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><!--<![endif]--><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fcerita-pendek-kompas-dan-pergeseran-%25e2%2580%259cpilihan%25e2%2580%259d&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fcerita-pendek-kompas-dan-pergeseran-%25e2%2580%259cpilihan%25e2%2580%259d&amp;count=none&amp;text=Cerita%20Pendek%20Kompas%2C%20Dan%20Pergeseran%20%E2%80%9CPilihan%E2%80%9D" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fcerita-pendek-kompas-dan-pergeseran-%25e2%2580%259cpilihan%25e2%2580%259d&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fcerita-pendek-kompas-dan-pergeseran-%25e2%2580%259cpilihan%25e2%2580%259d&amp;count=none&amp;text=Cerita%20Pendek%20Kompas%2C%20Dan%20Pergeseran%20%E2%80%9CPilihan%E2%80%9D" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><!--<![endif]--><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fcerita-pendek-kompas-dan-pergeseran-%25e2%2580%259cpilihan%25e2%2580%259d&amp;title=Cerita%20Pendek%20Kompas%2C%20Dan%20Pergeseran%20%E2%80%9CPilihan%E2%80%9D" id="wpa2a_2"><img src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p><h2  class="related_post_title">Tulisan Terkait</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.lpmjournal.com/pojok-sastra/malas-sekali-hari-ini" title="Malas Sekali Hari Ini">Malas Sekali Hari Ini</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/pojok-sastra/putri-bunga-semu" title="Putri Bunga Semu">Putri Bunga Semu</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lpmjournal.com/review/cerita-pendek-kompas-dan-pergeseran-%e2%80%9cpilihan%e2%80%9d/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[FILM] Malaikat Tanpa Sayap</title>
		<link>http://www.lpmjournal.com/review/film-malaikat-tanpa-sayap</link>
		<comments>http://www.lpmjournal.com/review/film-malaikat-tanpa-sayap#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Feb 2012 09:14:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[drama keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[film genre drama]]></category>
		<category><![CDATA[film Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[malaikat juga tahu]]></category>
		<category><![CDATA[malaikat tanpa sayap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lpmjournal.com/?p=4654</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah film Indonesia muncul dan menghiasi layar lebar tanah air dengan genre drama keluarga. Film “Malaikat Tanpa Sayap” ini mengisahkan betapa berartinya sebuah keluarga. Makna terdalam dari cerita film ini mengajarkan kita akan arti pengorbanan dan perjuangan seorang remaja untuk keluarga dan orang yang dicintainya.
Skenario film ini ditulis oleh Anggoro Saronto dan disutradarai oleh Rako Prijanto. Film [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-4656" src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/uploads/2012/02/malaikat-tanpa-sayap.jpg" alt="" width="300" height="430" />Sebuah film Indonesia muncul dan menghiasi layar lebar tanah air dengan genre drama keluarga. Film <strong>“Malaikat Tanpa Sayap</strong>” ini mengisahkan betapa berartinya sebuah keluarga. Makna terdalam dari cerita film ini mengajarkan kita akan arti pengorbanan dan perjuangan seorang remaja untuk keluarga dan orang yang dicintainya.</p>
<p>Skenario film ini ditulis oleh Anggoro Saronto dan disutradarai oleh Rako Prijanto. Film ini banyak menampilkan dialog puitis yang sangat menyentuh hati para penontonnya. Film ini juga diiringi lagu dari &#8220;<em>Dewi Lestari</em>&#8221; dengan judul lagu <em>“Malaikat Juga Tahu”</em> . Sehingga susana hati para penonton semakin merasakan perjalanan cerita film ini.</p>
<p>Film yang awalnya bermula dari Vino (yang diperankan oleh Adipati Dolken) tidak terlalu dekat dengan keluarga apalagi setelah papanya, Amir (Surya Saputra) bangkrut akibat ditipu rekan bisnisnya hingga mereka pindah dari perumahan elite ke rumah kontrakan di gang. Mamanya, Mirna (Kinaryosih) justru kabur dari rumah, bahkan tega meninggalkan, Wina (Geccha Qheagaveta), putrinya yang berusia 5 tahun.</p>
<p>Suatu ketika Wina terjatuh di kamar mandi dan dari hasil <em>rontgen</em> Wina diharuskan menjalani operasi, kalau tidak kakinya infeksi dan harus diamputasi. Wina membutuhkan transfusi darah karena pendarahan, sementara golongan darah Wina cukup langka A rhesus negatif. Vino yang mempunyai golongan darah yang sama, mengajukan diri. Saat itulah, Calo (Agus Kuncoro) yang sedang mencari pendonor jantung mendengar hal itu menawari Vino untuk menjadi pendonor jantung karena ada resipien (calon penerima jantung) yang golongan darahnya sama dengan Vino.</p>
<p>Di rumah sakit itu pula Vino berkenalan dengan Mura (Maudy Ayunda). Sejak Sejak itu Vino merasa hidupnya berwarna. Vino yang awalnya sempat putus asa hingga bertransaksi dengan Calo, mulai goyah. Ia tidak mau mendonorkan jantungnya namun hal itu membuat Calo marah besar.</p>
<p>Penasaran dengan jalan cerita filmnya yang sangat puitis ? Langsung saja saksikan dibioskop kesayangan anda yang diputar serempak diseluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 9 Februari 2012 | Deni</p>
<p><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Ffilm-malaikat-tanpa-sayap&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Ffilm-malaikat-tanpa-sayap&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><!--<![endif]--><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Ffilm-malaikat-tanpa-sayap&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Ffilm-malaikat-tanpa-sayap&amp;count=none&amp;text=%5BFILM%5D%20Malaikat%20Tanpa%20Sayap" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Ffilm-malaikat-tanpa-sayap&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Ffilm-malaikat-tanpa-sayap&amp;count=none&amp;text=%5BFILM%5D%20Malaikat%20Tanpa%20Sayap" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><!--<![endif]--><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Ffilm-malaikat-tanpa-sayap&amp;title=%5BFILM%5D%20Malaikat%20Tanpa%20Sayap" id="wpa2a_4"><img src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p><h2  class="related_post_title">Tulisan Terkait</h2><ul class="related_post"><li>No Related Posts</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lpmjournal.com/review/film-malaikat-tanpa-sayap/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Grebeg Maulud -Bukti Cinta Raja Pada Rakyatnya-</title>
		<link>http://www.lpmjournal.com/info/grebeg-maulud-bukti-cinta-raja-pada-rakyatnya</link>
		<comments>http://www.lpmjournal.com/info/grebeg-maulud-bukti-cinta-raja-pada-rakyatnya#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 17:17:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awewe_kucrut</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Laporan]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungan Maulud]]></category>
		<category><![CDATA[Skaten]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lpmjournal.com/?p=4617</guid>
		<description><![CDATA[
Pengunjung  perayaan gerebeg maulud sedang berebut mengambil hasil bumi yang terdapat  di Gunungan Maulud yang dibagikan di depat pelataran Mesjid Gede. foto  Journal &#124; Frans
Grebeg Maulud, upacara tradisional untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW kembali digelar di Keraton Ngayogyakarta, Minggu (5/2). Dihadiri ribuan masyarakat yang terdiri dari penduduk setempat, wisatawan domestik, bahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-4641" href="http://www.lpmjournal.com/info/grebeg-maulud-bukti-cinta-raja-pada-rakyatnya/attachment/tangan-diatas"><img class="size-medium wp-image-4641" title="Berebut Gunungan Maulud" src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/uploads/2012/02/Tangan-Diatas-300x200.jpg" alt="" width="472" height="296" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Pengunjung  perayaan gerebeg maulud sedang berebut mengambil hasil bumi yang terdapat  di Gunungan Maulud yang dibagikan di depat pelataran Mesjid Gede. foto  Journal | Frans</p>
<p>Grebeg Maulud, upacara tradisional untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW kembali digelar di Keraton Ngayogyakarta, Minggu (5/2). Dihadiri ribuan masyarakat yang terdiri dari penduduk setempat, wisatawan domestik, bahkan wisatawan mancanegara. Tradisi Grebeg Maulud ini telah ada sejak kerajaan Mataram berdiri sampai sekarang masih terus dilestarikan.</p>
<p>Grebeg Maulud merupakan puncak dari rangkaian acara Skaten 2012 yang diselenggarakan sejak 13 Januari 2012 lalu. Prosesi upacara Grebeg Maulud dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan apel prajurit dan dilanjutkan dengan kirab yang diikuti oleh prajurit beserta para Abdi Dalem Keraton Yogyakarta. Kirab ini membawa 7 gunungan, yaitu 3 Gunungan Kakung, Putri, Gepak, Pawuhan dan Dharat yang dikeluarkan dari dalam Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, kemudian diarak melewati Siti Hinggil, Pagelaran, Alun-Alun Utara hingga berakhir di halaman Masjid Gede Kauman Yogyakarta pada pukul 11.00 WIB.</p>
<p>Lima dari tujuh gunungan diperebutkan di Mesjid Gede Kauman setelah dido’akan oleh penghulu masjid. Sedangkan dua gunungan yang lainnya diperebutkan di Pura Pakualaman dan di Kepatihan. Gunungan dipercaya masyarakat sekitar bisa menjadi pembawa berkah. Sehingga masyarakat rela untuk berdesak-desakan berebut gunungan yang terdiri dari berbagai macam hasil bumi, seperti kacang-kacangan, buah-buahan, dan hasil bumi lainnya.</p>
<p>Tradisi grebeg maulud merupakan bentuk sedekah raja kepada. Pemberian gunungan kepada rakyat merupakan bukti besarnya perhatian dan cinta raja kepada rakyatnya. Proses &#8216;rebutan&#8217; -nya pun memiliki nilai filosofis tersendiri. Yaitu selain doa, manusia juga harus berusaha keras untuk memperoleh apa-apa yang diinginkan. | Uci</p>
<p><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Finfo%2Fgrebeg-maulud-bukti-cinta-raja-pada-rakyatnya&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Finfo%2Fgrebeg-maulud-bukti-cinta-raja-pada-rakyatnya&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><!--<![endif]--><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Finfo%2Fgrebeg-maulud-bukti-cinta-raja-pada-rakyatnya&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Finfo%2Fgrebeg-maulud-bukti-cinta-raja-pada-rakyatnya&amp;count=none&amp;text=Grebeg%20Maulud%20-Bukti%20Cinta%20Raja%20Pada%20Rakyatnya-" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Finfo%2Fgrebeg-maulud-bukti-cinta-raja-pada-rakyatnya&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Finfo%2Fgrebeg-maulud-bukti-cinta-raja-pada-rakyatnya&amp;count=none&amp;text=Grebeg%20Maulud%20-Bukti%20Cinta%20Raja%20Pada%20Rakyatnya-" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><!--<![endif]--><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Finfo%2Fgrebeg-maulud-bukti-cinta-raja-pada-rakyatnya&amp;title=Grebeg%20Maulud%20-Bukti%20Cinta%20Raja%20Pada%20Rakyatnya-" id="wpa2a_6"><img src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p><h2  class="related_post_title">Tulisan Terkait</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.lpmjournal.com/laporan/panahan-tradisional-gaya-mataraman-olah-raga-dan-olah-rasa" title="Panahan Tradisional Gaya Mataraman: Olah Raga dan Olah Rasa">Panahan Tradisional Gaya Mataraman: Olah Raga dan Olah Rasa</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/info/yogyakarta-cyclist-gathering-2011" title="Yogyakarta Cyclist Gathering 2011">Yogyakarta Cyclist Gathering 2011</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lpmjournal.com/info/grebeg-maulud-bukti-cinta-raja-pada-rakyatnya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah jadwal pembayaran tahun ini benar-benar dijalankan ?</title>
		<link>http://www.lpmjournal.com/opini/apakah-jadwal-pembayaran-tahun-ini-benar-benar-dijalankan</link>
		<comments>http://www.lpmjournal.com/opini/apakah-jadwal-pembayaran-tahun-ini-benar-benar-dijalankan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 11:22:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[cara membayar spp]]></category>
		<category><![CDATA[jadwal pembayaran]]></category>
		<category><![CDATA[terlalu ribet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lpmjournal.com/?p=4621</guid>
		<description><![CDATA[
Siang yang sangat panas menyambut sore yang belum nampak. Di kampus ungu ini saya melihat antrian panjang yang tertuju pada bank yang ada di dalam kampus (06/02). Pada siang itu saya dan kawan saya berniat untuk melakukan pembayaran SPP Tetap. Saya mulai masuk ke dalam gedung IV dan ikut mengantri seperti teman-teman lain lakukan.

Slip Pembayaran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">Siang yang sangat panas menyambut sore yang belum nampak. Di kampus ungu ini saya melihat antrian panjang yang tertuju pada bank yang ada di dalam kampus (06/02). Pada siang itu saya dan kawan saya berniat untuk melakukan pembayaran SPP Tetap. Saya mulai masuk ke dalam gedung IV dan ikut mengantri seperti teman-teman lain lakukan.</p>
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-4633" href="http://www.lpmjournal.com/opini/apakah-jadwal-pembayaran-tahun-ini-benar-benar-dijalankan/attachment/slip-pembayaran-online"><img class="size-medium wp-image-4633 aligncenter" title="Slip Pembayaran Online" src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/uploads/2012/02/Slip-Pembayaran-Online-300x160.jpg" alt="" width="475" height="210" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Slip Pembayaran Online yang di dapat melalui web. amikom.ac.id. Deni | Journal</p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">Pembayaran kali ini memang terasa berbeda karena ada jadwal yang sudah dibuat oleh pihak lembaga. Dalam pebayarannya pun juga ada hal baru disini. Para mahasiswa harus melakukan login terlebih dahulu ke web STMIK AMIKOM Yogyakarta www.amikom.ac.id.  Kemudian para mahasiswa yang ingin membayar wajib membawa <em>print out</em> sesuai apa yang ingin mahasiswa bayarkan. Memang sedikit ribet, tapi inilah yang harus dilakukan para mahsiswa tahun ini untuk melakukan pembayaran di bank Muamalat yang terdapat di kampus ungu ini.</p>
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-4632" href="http://www.lpmjournal.com/opini/apakah-jadwal-pembayaran-tahun-ini-benar-benar-dijalankan/attachment/jadwal-yang-ditempel-di-bestmen-gedung-iv"><img class="size-medium wp-image-4632 aligncenter" title="Jadwal Admnistrasi " src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/uploads/2012/02/Jadwal-yang-ditempel-di-bestmen-gedung-IV-300x224.jpg" alt="" width="405" height="224" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Jadwal Administrasi yang terdapat di Besmen gedung IV. Deni | Journal</p>
<p>Detik demi detik, menit demi menit dan jam demi jam sudah kami lalui untuk mengantri pembayaran. Saya terkejut setelah melihat temannya kawan saya keluar dari bank dan lewat disamping saya. &#8221; Wah bayar sekarang juga tow km ? yang sabar ya, antri dulu &#8230;&#8221; ucapnya sambil tersenyum kepada kami dan meninggalkan kami. Saya bertanya kepada kawan saya yang juga ikut mengantri bersama saya. &#8220;Bukankah dia tadi anak S1 SI ya ? sekarangkan jadwalnya anak S1 TI Reguler  ?&#8221; tanyaku kepada kawanku. Kawanku menjawab, &#8220;Iya dia memang anak S1 SI, tapi kenapa dia bisa dilayani juga ya .. ?&#8221;. Kami disitu merasakan tidak adil dalam proses pembayaran karena terlalu lama mengantri. Kami juga merasa tidak berjalannya fungsi dari jadwal pembayaran yang sudah dibuat oleh pihak lembaga.</p>
<p>Kalau memang jadwal pembayaran itu untuk menertipkan dan mempermudah proses pembayaran, kenapa proses itu tidak dijalankan sesuai jadwal ? | Deni</p>
<p><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Fopini%2Fapakah-jadwal-pembayaran-tahun-ini-benar-benar-dijalankan&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Fopini%2Fapakah-jadwal-pembayaran-tahun-ini-benar-benar-dijalankan&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><!--<![endif]--><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Fopini%2Fapakah-jadwal-pembayaran-tahun-ini-benar-benar-dijalankan&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Fopini%2Fapakah-jadwal-pembayaran-tahun-ini-benar-benar-dijalankan&amp;count=none&amp;text=Apakah%20jadwal%20pembayaran%20tahun%20ini%20benar-benar%20dijalankan%20%3F" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Fopini%2Fapakah-jadwal-pembayaran-tahun-ini-benar-benar-dijalankan&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Fopini%2Fapakah-jadwal-pembayaran-tahun-ini-benar-benar-dijalankan&amp;count=none&amp;text=Apakah%20jadwal%20pembayaran%20tahun%20ini%20benar-benar%20dijalankan%20%3F" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><!--<![endif]--><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Fopini%2Fapakah-jadwal-pembayaran-tahun-ini-benar-benar-dijalankan&amp;title=Apakah%20jadwal%20pembayaran%20tahun%20ini%20benar-benar%20dijalankan%20%3F" id="wpa2a_8"><img src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p><h2  class="related_post_title">Tulisan Terkait</h2><ul class="related_post"><li>No Related Posts</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lpmjournal.com/opini/apakah-jadwal-pembayaran-tahun-ini-benar-benar-dijalankan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelantikan Pengurus Amikom Computer Club Periode 2012/2013</title>
		<link>http://www.lpmjournal.com/laporan/pelantikan-pengurus-amikom-computer-club-periode-20122013</link>
		<comments>http://www.lpmjournal.com/laporan/pelantikan-pengurus-amikom-computer-club-periode-20122013#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 07:02:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ika Nurindah Perwitasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Laporan]]></category>
		<category><![CDATA[Amikom]]></category>
		<category><![CDATA[Amikom Computer Club]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lpmjournal.com/?p=4622</guid>
		<description><![CDATA[Pelantikan Pengurus Amikom Computer Club (AMCC) Periode 2012/2013 dilaksanakan pada Selasa, 7 Februari 2012 di Ruang Citra 2 STMIK Amikom Yogyakarta.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><img class="size-full wp-image-4628 aligncenter" src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG00936-20120207-10461.jpg" alt="" width="560" height="420" />Pelantikan Pengurus Amikom Computer Club (AMCC) Periode 2012/2013 dilaksanakan pada Selasa, 7 Februari 2012 di Ruang Citra 2 STMIK Amikom Yogyakarta.</p>
<p>Ikrar Janji Pengurus dibacakan oleh Suyatmi—Sekretaris Pembantu Ketua (Puket) III—Amikom dan ditirukan oleh seluruh Pengurus AMCC Periode 2012/2013. Selanjutnya penandatanganan Ikrar Janji Pengurus dilakukan oleh Kusnawi—Pembina AMCC,  Dibyo Sudarsono –Ketua AMCC Periode 2012/2012, perwakilan Senat Mahasiswa (Sema) dan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa.</p>
<p>Dalam sambutannya, Kusnawi memberikan saran kepada pengurus lama supaya tetap berkoordinasi dengan pengurus baru. Selain itu, ia juga berharap bahwa untuk pengurus baru tidak hanya mengurusi internal saja. “Untuk pengurus baru, tidak hanya mengurusi internal saja. Tapi<br />
bagaimana membuktikan bahwa AMCC punya potensi di luar,” ucap Kusnawi.</p>
<p>Sedangkan Bahrun Godzali –Ketua Periode 2010/2012—mengatakan bahwa ia merasa lega setelah serah terima jabatan kepada pengurus baru. Ia juga mengucapkan selamat kepada pengurus periode 2012/2013. “Intinya di sebuah organisasi itu jangan dijadikan beban. Saya harap<br />
organisasi adalah suatu yang sangat penting. Jangan dipikirkan sekarang,<br />
mungkin setelah lulus dari Amikom baru akan terasa manfaatnya,” lanjutnya.</p>
<p>Untuk kepengurusan periode 2012/2013, Dibyo Sudarsono berharap bahwa AMCC tidak hanya bekerja di internal kampus tapi juga di eksternal kampus. Ia juga berpesan bahwa jangan sampai lupa kuliah walaupun sibuk di organisasi. “Kalian mungkin sibuk di organisasi, tapi jangan melupakan kuliah. Organisasi OK, kuliah OK,” ucapnya. <strong>Ika<br />
</strong></p>
<h2  class="related_post_title">Tulisan Terkait</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.lpmjournal.com/uncategorized/dibalik-topeng-expo-hari-pertama" title="Dibalik &#8220;Topeng&#8221; Expo Hari Pertama">Dibalik &#8220;Topeng&#8221; Expo Hari Pertama</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/info/pameran-foto-penerus-budaya-bangsa" title="Pameran Foto &#8220;Penerus Budaya Bangsa&#8221;">Pameran Foto &#8220;Penerus Budaya Bangsa&#8221;</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/laporan/pertemuan-himpunan-teknik-informatika-se-yogyakarta" title="Pertemuan Himpunan Teknik Informatika Se-Yogyakarta">Pertemuan Himpunan Teknik Informatika Se-Yogyakarta</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/journal-foto/foto-para-mahasiswa-penolong" title="[Foto] Para Mahasiswa Penolong">[Foto] Para Mahasiswa Penolong</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/journal-foto/fotomereka-dan-tugasnya" title="[Foto] Mereka dan Tugasnya">[Foto] Mereka dan Tugasnya</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lpmjournal.com/laporan/pelantikan-pengurus-amikom-computer-club-periode-20122013/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panahan Tradisional Gaya Mataraman: Olah Raga dan Olah Rasa</title>
		<link>http://www.lpmjournal.com/laporan/panahan-tradisional-gaya-mataraman-olah-raga-dan-olah-rasa</link>
		<comments>http://www.lpmjournal.com/laporan/panahan-tradisional-gaya-mataraman-olah-raga-dan-olah-rasa#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 04:45:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adamghif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Laporan]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[panah mataraman]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lpmjournal.com/?p=4605</guid>
		<description><![CDATA[(Foto: Adam)
Sebanyak 38 orang mengikuti lomba panahan tradisional gaya Mataraman, Selasa (31/1/2012). Acara ini dalam rangka memperingati hari lahir Sri Sultan Hamengku Buwana X. Lomba ini diselenggarakan di lapangan Kemandungan, Alun-alun Kidul Yogyakarta.
Lomba ini diikuti pemuda hingga orang tua. Pendaftar terbanyak berasal dari propinsi DIY dengan jumlah 29 orang. Lainnya dari Jawa Tengah, Bali, Samarinda, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><img class="size-full wp-image-4606 alignleft" title="panah mataraman 1" src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_1697ub.jpg" alt="lomba panah mataraman" width="588" height="392" />(Foto: Adam)</p>
<p>Sebanyak 38 orang mengikuti lomba panahan tradisional gaya Mataraman, Selasa (31/1/2012). Acara ini dalam rangka memperingati hari lahir Sri Sultan Hamengku Buwana X. Lomba ini diselenggarakan di lapangan Kemandungan, Alun-alun Kidul Yogyakarta.</p>
<p>Lomba ini diikuti pemuda hingga orang tua. Pendaftar terbanyak berasal dari propinsi DIY dengan jumlah 29 orang. Lainnya dari Jawa Tengah, Bali, Samarinda, dan seorang perempuan Warga Negara Asing (WNA) asal Polandia.</p>
<p>Perempuan asal Polandia yang sedang menempuh pendidikan S3 di UGM ini mengaku biasa latihan memanah bersama komunitasnya di Pakualaman. Menurutnya, ia tertarik memanah karena itu sesuatu yang asyik. Bukan hanya sebatas olah raga, namun juga olah rasa. “Mungkin karena itu baru buat saya, dan saya tidak lahir di sini dan baru belajar. Dan itu memang menarik sekali,” kata WNA ini yang mengaku bernama Yunita. Dia enggan menyebutkan nama aslinya.</p>
<p>Meskipun sebagian besar peserta lomba berasal dari komunitas mereka sendiri, namun lomba ini sebenarnya terbuka untuk umum. Uang pendaftarannya hanya sepuluh ribu rupiah per orang. Kejuaraan ini memperebutkan tropi dan hadiah berupa uang tunai. Juara 1 mendapat 100 ribu rupiah, juara 2 mendapat 75 ribu rupiah, dan juara 3 mendapat 50 ribu rupiah.</p>
<p>Salah seorang panitia lomba, KRT Wasisowinoto, mengakui bahwa hadiah yang diberikan hanya secukupnya. Hal  ini, menurutnya, karena bantuan dari pihak pemerintah dalam hal dana hanya sedikit. Maka seharusnya pemerintah memberikan perhatian yang lebih besar lagi terhadap kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian budaya semacam ini.</p>
<p>Masyarakat pun, terutama generasi muda, diharapkan mampu berkontribusi langsung terhadap upaya <em>nguri-uri </em>kebudayaan ini. Setidaknya termotivasi oleh warga asing yang justru sudah mengikuti acara ini.<em> <span style="direction: ltr;">(Adam Ghifari N. dan Deni Dwi Kurniawan)</span></em></p>
<p><strong>Foto terkait:</strong></p>
<div id="attachment_4608" class="wp-caption alignnone" style="width: 333px"><img class="size-full wp-image-4608  " title="yunita wna polandia" src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_1745ub.jpg" alt="yunita wna polandia" width="323" height="484" /><p class="wp-caption-text">Yunita, WNA asal Polandia. (Foto: Deni)</p></div>
<div id="attachment_4609" class="wp-caption alignnone" style="width: 594px"><img class="size-full wp-image-4609 " title="lomba panah mataraman 2" src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_1667ub.jpg" alt="lomba panah mataraman" width="584" height="365" /><p class="wp-caption-text">Anak-anak usia remaja yang tinggal di sekitar lapangan Kemandungan turut membantu pelaksanaan lomba. Mereka bertugas mencabut anak panah yang menancap di papan sasaran. (Foto: Adam)</p></div>
<div id="attachment_4610" class="wp-caption alignleft" style="width: 578px"><img class="size-full wp-image-4610 " title="lomba panah mataraman 3" src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_1625ub.jpg" alt="lomba panah mataraman" width="568" height="361" /><p class="wp-caption-text">Tropi dan hadiah langsung. Dalam lomba panah ini terdapat 20 kali rounde. Peserta yang berhasil memanah sasaran utama diberikan hadiah langsung. Setelah permainan berakhir, skor dijumlahkan. Skor tertinggilah yang akan mendapat juara dan berhadiah tropi beserta uang tunai. (Foto: Deni)</p></div>
<p><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Flaporan%2Fpanahan-tradisional-gaya-mataraman-olah-raga-dan-olah-rasa&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Flaporan%2Fpanahan-tradisional-gaya-mataraman-olah-raga-dan-olah-rasa&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><!--<![endif]--><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Flaporan%2Fpanahan-tradisional-gaya-mataraman-olah-raga-dan-olah-rasa&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Flaporan%2Fpanahan-tradisional-gaya-mataraman-olah-raga-dan-olah-rasa&amp;count=none&amp;text=Panahan%20Tradisional%20Gaya%20Mataraman%3A%20Olah%20Raga%20dan%20Olah%20Rasa" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Flaporan%2Fpanahan-tradisional-gaya-mataraman-olah-raga-dan-olah-rasa&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Flaporan%2Fpanahan-tradisional-gaya-mataraman-olah-raga-dan-olah-rasa&amp;count=none&amp;text=Panahan%20Tradisional%20Gaya%20Mataraman%3A%20Olah%20Raga%20dan%20Olah%20Rasa" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><!--<![endif]--><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Flaporan%2Fpanahan-tradisional-gaya-mataraman-olah-raga-dan-olah-rasa&amp;title=Panahan%20Tradisional%20Gaya%20Mataraman%3A%20Olah%20Raga%20dan%20Olah%20Rasa" id="wpa2a_10"><img src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p><h2  class="related_post_title">Tulisan Terkait</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.lpmjournal.com/info/grebeg-maulud-bukti-cinta-raja-pada-rakyatnya" title="Grebeg Maulud -Bukti Cinta Raja Pada Rakyatnya-">Grebeg Maulud -Bukti Cinta Raja Pada Rakyatnya-</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/journal-foto/foto-kesenian-ketoprak-masih-hidup" title="[Foto] Kesenian Ketoprak Masih Hidup">[Foto] Kesenian Ketoprak Masih Hidup</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/info/yogyakarta-cyclist-gathering-2011" title="Yogyakarta Cyclist Gathering 2011">Yogyakarta Cyclist Gathering 2011</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/pena-journal/menggerupuknya-seni-dan-budaya" title="Menggerupuknya Seni dan Budaya">Menggerupuknya Seni dan Budaya</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lpmjournal.com/laporan/panahan-tradisional-gaya-mataraman-olah-raga-dan-olah-rasa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Portfolio Foto LPM Journal Januari 2012: Langkah</title>
		<link>http://www.lpmjournal.com/journal-foto/portfolio-foto-lpm-journal-januari-2012-langkah</link>
		<comments>http://www.lpmjournal.com/journal-foto/portfolio-foto-lpm-journal-januari-2012-langkah#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 05:08:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adamghif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal Foto]]></category>
		<category><![CDATA[fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[fotojurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[januari 2012]]></category>
		<category><![CDATA[langkah]]></category>
		<category><![CDATA[lpmjournal]]></category>
		<category><![CDATA[portfolio]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lpmjournal.com/?p=4597</guid>
		<description><![CDATA[

Sebagai LANGKAH awal, mulai saja!
__
Selamat datang di dunia lensa dan tetekbengek-nya itu, dimana semua visual dapat kita rekam. Skeptislah secara 5W + 1H terhadap kata rekam. Maka kalian akan memahami bahwa merekam itu adalah membingkai moment. Apapun, siapapun, dimanapun dan kapanpun dapat kita rekam beku ke dalam frame foto. Mengapa kita melakukan hal ini? Selain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste"><img class="aligncenter size-full wp-image-4599" title="photofolio lpm journal januari 2012" src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/uploads/2012/01/cover-jpeg-u.jpg" alt="" width="595" height="399" /></div>
<div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; line-height: normal; background: white;"><em><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;">Sebagai LANGKAH awal, mulai saja!</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; line-height: normal; background: white;"><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;">__</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; line-height: normal; background: white;"><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;">Selamat datang di dunia lensa dan</span><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;"> <em>tetekbengek-</em></span><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;">nya itu, dimana semua visual dapat kita rekam. Skeptislah secara 5W + 1H terhadap kata rekam. Maka kalian akan memahami bahwa merekam itu adalah membingkai moment. Apapun, siapapun, dimanapun dan kapanpun dapat kita rekam beku ke dalam frame foto. Mengapa kita melakukan hal ini? Selain alasan kesukaan, kita perlu merekam sesuatu agar di kemudian hari nanti kita mempunyai sejarah. Caranya, hanya dengan menekan tombol shutter pada kamera. Tapi ternyata tidak itu saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; line-height: normal; background: white;"><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;">Lalu apa saja? Sambil jalan,</span><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;"> <em>lah</em></span><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;">. Kita berproses menjadi bisa; menemukan apa saja itu. Penting: hargailah proses. Seperti portfolio fotografi LPM Journal kita ini. Kita jangan terlalu lama memikirkan konsep tanpa menerjunkan LANGKAH pertama. Ternyata setelah first step, LANGKAH ini terasa begitu nyata meskipun seadanya dulu</span><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;"> <em>deh</em></span><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; line-height: normal; background: white;"><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;">Ada empat rubrik; foto tema, esai, bebas, kamar gelap. Sesuai judulnya, aku kira teman-teman sudah bisa memahami isi rubriknya. Khusus kamar gelap perlu aku jelaskan. Itu berisi dokumentasi kegiatan LPM Journal pada bulan terbitnya portfolio ini. Di &#8220;kamar gelap&#8221; inilah kita bisa melihat apa yang sudah kita lakukan di Journal. Sebagaimana arti kamar gelap dalam dunia fotografi; tempat memproses film negatif. Maka di &#8220;kamar gelap&#8221; inilah kita berproses untuk Journal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; line-height: normal; background: white;"><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;">Terimakasih untuk kontributor foto di edisi pertama ini. Kalian membantu secara nyata. Bagi yang belum</span><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;"> <em>ngasihin</em> </span><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;">fotonya, terimakasih juga kalian sudah membantu di belakang layar. Tapi selanjutnya kontribusi, ya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; line-height: normal; background: white;"><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;">Terimakasih. Terimakasih. Terimakasih. Sampai jumpa lagi di edisi berikutnya,</span><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;"> <em>Insya Allah </em></span><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;">Februari 2012. Salam kokang, salam jepret!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; line-height: normal; background: white;"><strong><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;">Divisi Media &#8211; Sub Fotografi</span></strong></p>
<h3><strong><span style="font-size: 9pt; font-family: 'Times New Roman', serif;"> </span></strong><span style="direction: ltr;">PHOTOFOLIO #1 </span><span style="direction: ltr;">dapat diunduh di </span><strong><a title="PHOTOFOLIO #1" href="http://bit.ly/zMJx44" target="_blank">SINI</a></strong></h3>
</div>
<p><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Fjournal-foto%2Fportfolio-foto-lpm-journal-januari-2012-langkah&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Fjournal-foto%2Fportfolio-foto-lpm-journal-januari-2012-langkah&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><!--<![endif]--><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Fjournal-foto%2Fportfolio-foto-lpm-journal-januari-2012-langkah&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Fjournal-foto%2Fportfolio-foto-lpm-journal-januari-2012-langkah&amp;count=none&amp;text=Portfolio%20Foto%20LPM%20Journal%20Januari%202012%3A%20Langkah" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Fjournal-foto%2Fportfolio-foto-lpm-journal-januari-2012-langkah&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Fjournal-foto%2Fportfolio-foto-lpm-journal-januari-2012-langkah&amp;count=none&amp;text=Portfolio%20Foto%20LPM%20Journal%20Januari%202012%3A%20Langkah" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><!--<![endif]--><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Fjournal-foto%2Fportfolio-foto-lpm-journal-januari-2012-langkah&amp;title=Portfolio%20Foto%20LPM%20Journal%20Januari%202012%3A%20Langkah" id="wpa2a_12"><img src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p><h2  class="related_post_title">Tulisan Terkait</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.lpmjournal.com/buletin/buletin-d%e2%80%99journal-reguler-edisi-51" title="Buletin D’Journal Reguler Edisi 51">Buletin D’Journal Reguler Edisi 51</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/buletin/buletin-d%e2%80%99journal-reguler-edisi-50" title="Buletin D’Journal Reguler Edisi 50">Buletin D’Journal Reguler Edisi 50</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/buletin/buletin-djournal-reguler-edisi-49" title="Buletin D&#8217;Journal Reguler Edisi 49 ">Buletin D&#8217;Journal Reguler Edisi 49 </a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/journal-foto/foto-kesenian-ketoprak-masih-hidup" title="[Foto] Kesenian Ketoprak Masih Hidup">[Foto] Kesenian Ketoprak Masih Hidup</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/journal-foto/foto-para-mahasiswa-penolong" title="[Foto] Para Mahasiswa Penolong">[Foto] Para Mahasiswa Penolong</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lpmjournal.com/journal-foto/portfolio-foto-lpm-journal-januari-2012-langkah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Homogenic dan Kesukaanku Pada Risa Saraswati</title>
		<link>http://www.lpmjournal.com/review/homogenic-dan-kesukaanku-pada-risa-saraswati</link>
		<comments>http://www.lpmjournal.com/review/homogenic-dan-kesukaanku-pada-risa-saraswati#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jan 2012 10:05:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ilham Bagus Prastiko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Echoes of The Universe]]></category>
		<category><![CDATA[Epic Symphony]]></category>
		<category><![CDATA[Homegenic]]></category>
		<category><![CDATA[Risa Saraswati]]></category>
		<category><![CDATA[Story of Peter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lpmjournal.com/?p=4595</guid>
		<description><![CDATA[Memang terlambat mengenali pelaku musik satu ini. Saya tertarik melafalkan kata “Homogenic” pada kitab Google setelah berkenalan lebih dulu pada musik bersosok@risa_saraswati di akhir Oktober ini. Tertarik pada nuansa-nuansa sejuk yang dibawakannya pada album Story of Peter. Terus terang saya mengagumi kecemerlangan album ini. Katakanlah tembang lawas milik Jane dan Frank bertajuk Perjalanan (Kereta Malam) yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memang terlambat mengenali pelaku musik satu ini. Saya tertarik melafalkan kata “Homogenic” pada kitab Google setelah berkenalan lebih dulu pada musik bersosok<a href="http://twitter.com/#!/risa_saraswati" target="_blank">@risa_saraswati</a> di akhir Oktober ini. Tertarik pada nuansa-nuansa sejuk yang dibawakannya pada album Story of Peter. Terus terang saya mengagumi kecemerlangan album ini. Katakanlah tembang lawas milik Jane dan Frank bertajuk <em>Perjalanan (Kereta Malam)</em> yang sukses di”rusak”. Tembang seperti <em>Bilur</em> dan <em>Story of Peter</em> yang beraroma mistis. Seorang kawanku tidak mau mendengarkan kedua tembang ini menjelang tidur. “Takut,” katanya. Tentu aku tertawa (dan sedikit mengamini). Tembang lain tidak kalah suksesnya merebut hatiku bulan ini. Sebutlah <em>Oh I Never Know </em>yang memaksa rinduku pada seseorang terbangun lebih awal. Sial.</p>
<p>Mencari-cari dalam jerami maya dan menemukan sejarah <a href="http://twitter.com/#!/risa_saraswati" target="_blank">@risa_saraswati</a> sebelum menyendiri bersama kemisteriusannya. Homogenic. kumpulan musisi yang membawa bendera pop elektronik dalam tembang-tembangnya. Argh!!! Ini tidak semudah membayangkannya. Tentu tidak relevan ketika aku membicarakan Homogenic sebagai<a href="http://twitter.com/#!/risa_saraswati" target="_blank">@risa_saraswati</a>. Pada awal yang aku baca di sebuah jejaring, Homogenic adalah kecerdasan ala Dina Dellyana, <a href="http://twitter.com/#!/risa_saraswati" target="_blank">@risa_saraswati</a> dan Grahadea Kusuf. Sekumpulan yang terbentuk tahun 2002 ini barang tentu mengidolai Bjork. Bjork adalah Bjork di jauh sana dan Homogenic sedang berada pada garda depan keistimewaan bagi saya. Baiklah, sebenarnya saya menggemari lagu berbahasa Indonesia.</p>
<p>Homogenic menelurkan tiga album, dan saya sengaja memilih dua album untuk didownload. Bukan apa-apa. Saya ingin memiliki album terbarunya secara legal. Dan dua itu masih dimiliki Risa. Epic Symphony (2004) dan Echoes of Universe (2006). Saya tidak akan membicarakan per lagu. Tentu saya bukan Denny Sakrie atau Soleh Solihun. Di album Epic Symphony saya menyukai Serenada, Kekal, Hilang, Akhir Episode Pop. Satu yang bertajuk barat dan saya suka adalah Faithful Dreams. Di album Echoes of Universe saya menyukai Lirih, Utopia dan Yang Terpisah.</p>
<div><a href="http://merakitsampah.files.wordpress.com/2011/11/homogenic-epic-symphony-2004.jpg"><img src="http://merakitsampah.files.wordpress.com/2011/11/homogenic-epic-symphony-2004.jpg?w=300&amp;h=300" alt="" width="300" height="300" /></a>Cover Album Pertama Homogenic &#8211; Epic Symphony (2004). Google</p>
</div>
<div><a href="http://merakitsampah.files.wordpress.com/2011/11/echoes-2006.jpg"><img src="http://merakitsampah.files.wordpress.com/2011/11/echoes-2006.jpg?w=300&amp;h=259" alt="" width="300" height="259" /></a>Cover Album Kedua Homogenic &#8211; Echoes of Universe (2006). Google</p>
</div>
<p>Kredit tersendiri untuk tembang Utopia, Lirih, dan Faithful Dreams. Mungkin kalian tahu apa yang membuat saya menyukainya. Utopia untuk saya lebih dari sekedar kesukaan pada rasa gembira. Mengagumkan.</p>
<p><em>Kulihat dunia berputar lagi</em><br />
<em>Warna warni terindah menyinari bumi</em></p>
<p><em>Nananaa kujelang hari, kujelang mimpi</em></p>
<p><em>Hadirmu utopia</em><br />
<em>Senyumku utopia</em><br />
<em>Rinduku utopia</em><br />
<em>Khayalku utopia</em></p>
<p><em>Kudengar dunia bernyanyi lagi</em><br />
<em>Nada-nada terindah mendamaikan bumi </em></p>
<p>Lirih, mengingatkan saya kalau saya masih laki-laki dengan kebisingan hati yang coba dikedapkan suaranya. Suara misterius ala Risa berlaku wajib di tembang ini. Aku tidak tahaaaan… Aku tida tahaaaan…</p>
<p><em>Sayup terdengar lirihku</em><br />
<em>Bawa malam dalam terang</em><br />
<em>Sempatkan ragu terucap</em><br />
<em>Kala terbang ku tak berpijak</em></p>
<p><em>Buka mata ku tlah tiada</em><br />
<em>Pada semunya rindu</em><br />
<em>Genggam erat diriku</em><br />
<em>Temaniku..temaniku</em></p>
<p><em>Inikah dunia yang berada di rangkulku</em><br />
<em>Inikah maknaku terenggut putaran waktu</em></p>
<p><em>Akankah semua terhenti</em><br />
<em>Jadikan duniaku abadi</em><br />
<em>Akhiri ritme tak pasti</em><br />
<em>Kesunyianku kerinduanku </em></p>
<p>Tidak baik mendengarkan kelembutan Faithful Dreams di samping wanita yang kalian sukai. Saya membuktikannya.</p>
<p><em>Baby, you`re all that I want to be hold</em><br />
<em>Cause every time I close my eyes</em><br />
<em>You`re always being around in my mind</em></p>
<p><em>And if tears, are down in my arms</em><br />
<em>You`ll around me</em><br />
<em>Don`t you see, you`re heal my heart</em><br />
<em>From the pain..</em></p>
<p><em>Can`t you see how?</em><br />
<em>You are holding my mind</em><br />
<em>So please understand me</em><br />
<em>Can`t you feel hoe I`m living my life without you</em><br />
<em>So please don`t you leave me here</em></p>
<p><em>Baby, you`re all that I want to be here</em><br />
<em>Cause every time I close my eyes</em><br />
<em>You`re always spinning around in my mind</em></p>
<p>Baiklah, terima kasih bagi kalian penggiat kecerdasan. Bagi kalian yang akan saya selamati atas penyelamatan terhadap musik Indonesia. Saya tidak mendengarkan Homogenic dengan kecemasan. Belum. <img src="http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif?m=1305851042g" alt=":)" /></p>
<p><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fhomogenic-dan-kesukaanku-pada-risa-saraswati&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fhomogenic-dan-kesukaanku-pada-risa-saraswati&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><!--<![endif]--><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fhomogenic-dan-kesukaanku-pada-risa-saraswati&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fhomogenic-dan-kesukaanku-pada-risa-saraswati&amp;count=none&amp;text=Homogenic%20dan%20Kesukaanku%20Pada%20Risa%20Saraswati" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fhomogenic-dan-kesukaanku-pada-risa-saraswati&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fhomogenic-dan-kesukaanku-pada-risa-saraswati&amp;count=none&amp;text=Homogenic%20dan%20Kesukaanku%20Pada%20Risa%20Saraswati" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><!--<![endif]--><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fhomogenic-dan-kesukaanku-pada-risa-saraswati&amp;title=Homogenic%20dan%20Kesukaanku%20Pada%20Risa%20Saraswati" id="wpa2a_14"><img src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p><h2  class="related_post_title">Tulisan Terkait</h2><ul class="related_post"><li>No Related Posts</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lpmjournal.com/review/homogenic-dan-kesukaanku-pada-risa-saraswati/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dua Tiang Tujuh Layar</title>
		<link>http://www.lpmjournal.com/review/dua-tiang-tujuh-layar</link>
		<comments>http://www.lpmjournal.com/review/dua-tiang-tujuh-layar#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jan 2012 01:38:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ilham Bagus Prastiko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Bahari]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Tiang Tujuh Layar]]></category>
		<category><![CDATA[Phinisi]]></category>
		<category><![CDATA[Rasuk]]></category>
		<category><![CDATA[The Trees And The Wild]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lpmjournal.com/?p=4590</guid>
		<description><![CDATA[Malam tadi aku berdiskusi dengan kawan-kawan LPM Journal di ruang sempit yang kami sebut sekretariat. Kami membicarakan sebuah dokumentasi bertajuk “Dua Tiang Tujuh Layar”. Dan The Trees And The Wild adalah pelakunya. Tidak ada wajah mereka dalam film berdurasi delapan menit sebelas detik itu. Mereka punya cara lain untuk menunjukkan sesuatu, dan sesuatu itu adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Malam tadi aku berdiskusi dengan kawan-kawan LPM Journal di ruang sempit yang kami sebut sekretariat. Kami membicarakan sebuah dokumentasi bertajuk “Dua Tiang Tujuh Layar”. Dan The Trees And The Wild adalah pelakunya. Tidak ada wajah mereka dalam film berdurasi delapan menit sebelas detik itu. Mereka punya cara lain untuk menunjukkan sesuatu, dan sesuatu itu adalah kebudayaan Indonesia yang entah sudah dilupakan atau belum. Belum, tapi (mungkin) hampir.</p>
<p>Dalam film yang berlatar di Tanah Beru, Bukkumba, Sulawesi Selatan ini, The Trees And The Wild mengambil hatiku dan kawan-kawan lain dengan sudut pandang masyarakat Tanah Beru. Bagaimana mereka begitu mencintai pekerjaannya (yang hanya pembuat kapal Phinisi). Bagaimana setiap detil pengerjaannya adalah kecintaan. Salah satu kutipan yang menarik adalah menekankan kebudayaan mereka sebagai pelayar dan pembuat kapal yang tidak bisa dibuang begitu saja. harapan agar anak-anak mereka kelak menjadi penerus mereka adalah pernyataan yang menumbuhkan kobaran api besar dalam tungku api yang kecil. Mereka tidak akan mati. Phinisi adalah milik Indonesia dan tidak akan mati. Dua tiang tujuh layar adalah khas dari Phinisi. Menjadi sangat dimengerti mengapa The Trees And The Wild mengambil istilah ini menjadi tajuk. Yang tidak kalah penting dari film ini adalah <em>soundtrack </em>selama film bergulir. Tembang “Malino” menjadi pilihan yang tepat. Malino adalah tembang yang mengambangkan kembali nama daerah di Sulawesi Selatan yang terkenal dengan wisata alam dan perjanjiannya itu. Sangat Indonesia, sangat kultural. The Trees And The Wild bersikap berani dengan mendobrak semayamnya keseragaman di tanah ini. Dari segi musik khususnya.</p>
<div id="attachment_4592" class="wp-caption alignnone" style="width: 250px"><img class="size-full wp-image-4592" src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/uploads/2012/01/the_trees_and_thewild.jpg" alt="" width="240" height="240" /><p class="wp-caption-text">Rasuk. (Dipinjam dari deathrockstar.info)</p></div>
<p>Lalu?</p>
<p>Segerakan kalian mendamaikan mata dengan kultur bahari dengan menu utama Phinisi. Dua Tiang Tujuh Layar bisa disaksikan di <a href="http://thetreesandthewild.com/"><strong>thetreesandthewild</strong>.com</a>. Ketika kalian menyukai film ini, apa kalian akan mencari tahu lebih jauh tentang Phinisi? Seharusnya begitu. Satu lagi, segerakan telinga kalian menjangkau kenyamanan dari The Trees And The Wild. Album “Rasuk” adalah asupan gizi yang tak akan kalian temui di televisi. Mereka melangkah lebih dekat menuju identitas The Trees And The Wild. Dan “Rasuk” adalah langkah yang tak boleh kalian acuhkan.</p>
<p><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fdua-tiang-tujuh-layar&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fdua-tiang-tujuh-layar&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><!--<![endif]--><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fdua-tiang-tujuh-layar&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fdua-tiang-tujuh-layar&amp;count=none&amp;text=Dua%20Tiang%20Tujuh%20Layar" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fdua-tiang-tujuh-layar&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fdua-tiang-tujuh-layar&amp;count=none&amp;text=Dua%20Tiang%20Tujuh%20Layar" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><!--<![endif]--><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Freview%2Fdua-tiang-tujuh-layar&amp;title=Dua%20Tiang%20Tujuh%20Layar" id="wpa2a_16"><img src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p><h2  class="related_post_title">Tulisan Terkait</h2><ul class="related_post"><li>No Related Posts</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lpmjournal.com/review/dua-tiang-tujuh-layar/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PJTD Usai, Calon Anggota Journal Dihimbau Tetap Mengikuti Tahap Selanjutnya</title>
		<link>http://www.lpmjournal.com/laporan/pjtd-usai-calon-anggota-journal-dihimbau-tetap-mengikuti-tahap-selanjutnya</link>
		<comments>http://www.lpmjournal.com/laporan/pjtd-usai-calon-anggota-journal-dihimbau-tetap-mengikuti-tahap-selanjutnya#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 12:28:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adamghif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Laporan]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Persma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lpmjournal.com/?p=4579</guid>
		<description><![CDATA[


Kemarin, Minggu (8/1), adalah hari terakhir Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) LPM Journal. Dua hari sebelumnya, peserta secara intensif menerima materi keorganisasian dan jurnalistik. Namun di hari terakhir, panitia merangkul peserta dengan kegiatan belajar yang sifatnya santai dan menyenangkan untuk mengurangi kejenuhan.
Diawali dengan gerakan pemanasan tubuh, peserta dan panitia mengikuti games di halaman wisma. Setelah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; line-height: normal; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"><img class="aligncenter size-full wp-image-4581" title="pjtd 2012" src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/uploads/2012/01/IMG_1197u.jpg" alt="pelatihan jurnalistik tingkat dasar" width="570" height="296" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; line-height: normal; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"><span style="font-family: &amp;amp;amp;">Kemarin, Minggu (8/1), adalah hari terakhir Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) LPM Journal. Dua hari sebelumnya, peserta secara intensif menerima materi keorganisasian dan jurnalistik. Namun di hari terakhir, panitia merangkul peserta dengan kegiatan belajar yang sifatnya santai dan menyenangkan untuk mengurangi kejenuhan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"><span style="font-family: &amp;amp;amp;">Diawali dengan gerakan pemanasan tubuh, peserta dan panitia mengikuti <em>games </em>di halaman wisma. Setelah itu peserta mengikuti sesi materi fotojurnalistik sekitar satu jam. Ini materi terakhir dalam rangkaian PJTD. Fotojurnalistik yang dibahas di PJTD lebih ditekankan pada teknik dasar fotografi, karena praktek foto berita telah dilakukan sebelum PJTD.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"><span style="font-family: &amp;amp;amp;">Untuk praktek fotografi sekaligus refreshing, peserta dan panitia berwisata ke Taman Wisata Gunung Merapi. Rombongan menuju ke obyek dengan &#8220;kereta&#8221; wisata. Sesuatu yang menyenangkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"><span style="font-family: &amp;amp;amp;"> </span></p>
<h3><strong><span style="font-family: &amp;amp;amp;">PJTD Belum <em>Apa-apa</em></span></strong><span style="font-family: &amp;amp;amp;"> </span></h3>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"><span style="font-family: &amp;amp;amp;">Menurut Penanggungjawab (PJ) kegiatan PJTD, Sandwi D. Andri, memang tidak semua materi yang disampaikan dapat dipahami dengan sempurna oleh calon anggota. Tiga hari untuk pelatihan dirasa kurang cukup. &#8220;PJTD hanya langkah awal untuk mengenalkan materi jurnalistik. Namun secara keseluruhan, apa yang diharapkan tercapai,&#8221; kata Andri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"><span style="font-family: &amp;amp;amp;">Andri juga menjelaskan, bahwa tujuan dari PJTD adalah calon anggota memahami jurnalistik, terutama reportase dan penulisan berita. Hal lain yang penting adalah calon anggota mengerti tentang Pers Mahasiswa (Persma) dan LPM Journal itu sendiri, mulai struktur organisasi hingga keredaksian. Selain kepentingan pelatihan, PJTD bertujuan mempererat hubungan sesama calon anggota dan dengan anggota.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"><span style="font-family: &amp;amp;amp;">Lutfi Fauziah, seorang calon anggota, menyampaikan kesan terhadap kegiatan ini. Menurutnya suasana saat materi sedikit membosankan, bahkan membuatnya mengantuk. &#8220;Mungkin kalau diselingi <em>games</em> kecil <em>bakal</em> bisa <em>balikin</em> semangat kami,&#8221; ujar Lutfi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"><span style="font-family: &amp;amp;amp;">Di akhir acara, panitia dan peserta sudah mengadakan evaluasi bersama terhadap acara ini. Kesan serupa banyak dilontarkan calon anggota. Panitia menerima seluruh masukan untuk koreksi dan perbaikan kedepannya.<strong> </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"><span style="font-family: &amp;amp;amp;">Terkait proses kaderisasi yang masih akan berlanjut, Pimpinan Umum LPM Journal Ika Nurindah Perwitasari mengingatkan para calon anggota bahwa masih banyak hal yang bisa digali dari LPM Journal. &#8220;Untuk para calon anggota supaya tidak cepat merasa puas terhadap apa yang kalian dapatkan dari PJTD ini,&#8221; himbau Ika.<strong> </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"><span style="font-family: &amp;amp;amp;">&#8220;Tentang harapan, semoga kita bisa menjadi keluarga sampai akhir. Sampai kalian (calon anggota) menjadi alumni LPM Journal. Bukan hanya di awal saja,&#8221; ujar Ika menambahkan.</span></p>
<div id="attachment_4582" class="wp-caption aligncenter" style="width: 390px"><img class="size-full wp-image-4582" title="pjtd 2" src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/uploads/2012/01/IMG_1158u.jpg" alt="pelatihan jurnalistik tingkat dasar" width="380" height="570" /><p class="wp-caption-text">&quot;Membumi&quot; - Peserta dan panitia belajar sekaligus rekreasi di alam. Hal ini sangat menyenangkan setelah banyak duduk pada forum materi PJTD di dalam ruangan.</p></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; line-height: normal; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"><span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; direction: ltr;"><br />
</span></p>
<p><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Flaporan%2Fpjtd-usai-calon-anggota-journal-dihimbau-tetap-mengikuti-tahap-selanjutnya&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Flaporan%2Fpjtd-usai-calon-anggota-journal-dihimbau-tetap-mengikuti-tahap-selanjutnya&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20&amp;ref=addtoany" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:21px"></iframe><!--<![endif]--><!--[if IE]><iframe frameborder="0" allowTransparency="true" class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Flaporan%2Fpjtd-usai-calon-anggota-journal-dihimbau-tetap-mengikuti-tahap-selanjutnya&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Flaporan%2Fpjtd-usai-calon-anggota-journal-dihimbau-tetap-mengikuti-tahap-selanjutnya&amp;count=none&amp;text=PJTD%20Usai%2C%20Calon%20Anggota%20Journal%20Dihimbau%20Tetap%20Mengikuti%20Tahap%20Selanjutnya" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><![endif]--><!--[if !IE]><!--><iframe class="addtoany_special_service twitter_tweet" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.html?url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Flaporan%2Fpjtd-usai-calon-anggota-journal-dihimbau-tetap-mengikuti-tahap-selanjutnya&amp;counturl=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Flaporan%2Fpjtd-usai-calon-anggota-journal-dihimbau-tetap-mengikuti-tahap-selanjutnya&amp;count=none&amp;text=PJTD%20Usai%2C%20Calon%20Anggota%20Journal%20Dihimbau%20Tetap%20Mengikuti%20Tahap%20Selanjutnya" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:55px;height:20px"></iframe><!--<![endif]--><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.lpmjournal.com%2Flaporan%2Fpjtd-usai-calon-anggota-journal-dihimbau-tetap-mengikuti-tahap-selanjutnya&amp;title=PJTD%20Usai%2C%20Calon%20Anggota%20Journal%20Dihimbau%20Tetap%20Mengikuti%20Tahap%20Selanjutnya" id="wpa2a_18"><img src="http://www.lpmjournal.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p><h2  class="related_post_title">Tulisan Terkait</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.lpmjournal.com/laporan/calon-anggota-journal-mengikuti-pelatihan-jurnalistik-tingkat-dasar" title="Calon Anggota Journal Mengikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar">Calon Anggota Journal Mengikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/info/simposium-arsip-dalam-jurnalistik" title="Simposium Arsip dalam Jurnalistik">Simposium Arsip dalam Jurnalistik</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/uncategorized/resume-materi-jumat-6-mei-2011-sejarah-pers-mahasiswa-indonesia" title="Resume Materi Jumat 6 Mei 2011 &#8211; Sejarah Pers Mahasiswa Indonesia">Resume Materi Jumat 6 Mei 2011 &#8211; Sejarah Pers Mahasiswa Indonesia</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/laporan/diskusi-fotografi-jurnalistik-konflik-bersama-aji-yogyakarta-dan-pecojon" title="Diskusi Fotografi Jurnalistik Konflik Bersama AJI Yogyakarta dan Pecojon">Diskusi Fotografi Jurnalistik Konflik Bersama AJI Yogyakarta dan Pecojon</a></li><li><a href="http://www.lpmjournal.com/laporan/lpm-journal-mengadakan-pelatihan-jurnalistik-tingkat-lanjut" title="LPM Journal Mengadakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut">LPM Journal Mengadakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lpmjournal.com/laporan/pjtd-usai-calon-anggota-journal-dihimbau-tetap-mengikuti-tahap-selanjutnya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

