Diskusi bersama Voice From The East (VOTE)

VOTE 300x224 Diskusi bersama Voice From The East (VOTE)

Duduk dari sebelah kiri Richi Richardus P. (moderator), Glenn Fredly, Sinall Blegur dan Danang Widiyoko. Foto Journal | Deni

Sebuah diskusi yang diadakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Natas Universitas Sanata Dharma (USD)  bersama Voice From The East (VOTE), cukup menarik perhatian khususnya para mahasiswa. Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB diawali dengan melihat film dan dilanjutkan dengan diskusi. Film dan diskusi membahas tentang “Indonesia Timur” dengan pembicara Glenn Fredly (VOTE), Sinall Blegur (Ketua Foker) dan Danang Widiyoko (Koor. ICW). Acara dilaksanakan di kantin Usaha Bersama Sanata Dharma (UBSD) Realino kampus II USD malam ini, kamis (12/04/12).

Inti pembuat VOTE ini datang dari hasil diskusi  Glenn Fredly bersama teman-teman musisi dan budayawan yang membawa misi Budaya. VOTE merupakan sebuah kampanye sosial dengan basis budaya untuk menyuarakan perdamaian, anti kekerasan, kesejahteraan, pelestarian lingkungan hidup dan demokratisasi untuk Indonesia Timur. Kampanye ini dilakukan oleh kelompok seni seperti Glenn Fredly, Slank, God Bless, Indra Lesmana, Seringai, Panji Waciksana, dan lain-lain dengan kolaborasi dengan pegiat isu kemanusiaan dan lingkungan seperti KontraS, Kiara, Migrant Care, ANBTI dan Jatam. Bahkan organisasi Internasional pun turut serta mendukung kampanye ini, seperti Greenpeace. “Saya banyak memperhatikan kinerja teman-teman LSM Lokal maupun  Internasional khususnya di Indonesia”, ujar Glenn Fredly. Setelah memperhatikan kinerja temen-temen LSM, Glenn tertarik untuk bagaimana pemikiran-pemikiran, proses advokasi  atau kampanye mereka menjadi sesuatu yang lebih populer. Agar pada akhirnya banyak orang lebih peduli terhadap saudara kita yang bedara di Indonesia Timur. “Ingat kawan bahwa Indonesia bukan hanya Jakarta saja”, tegas Glenn.

Pembicara memaparkan banyak hal tentang permasalahan yang terjadi di Indonesia Timur. Mereka menceritakan tentang kondisi yang terjadi di daerah Indonesia Timur. Kesenjangan sosial dan hak asasi manusia yang tidak adil dan tidak merata sangat dirasakan oleh saudara kita yang berada di Papua. “Provinsi lain dikirim para guru dan dokter . Papua dikirim tentara”, kata Danang Widiyoko. Hal yang sangat memprihatinkan sekali.”Terkadang pemerintah juga hanya setengah hati. Di Papua memang diberikan dan dibangun fasilitas sekolah dan rumah sakit, tapi tanpa guru dan dokter ahli”, ungkap Sinall Blegur menguatkan argumen Danang.

Seperti semboyan yang diusung oleh VOTE  yaitu Matahari yang Membawa Harapan telah Bersinar. Sekarang sudah waktunya untuk kita peduli dengan saudara kita. Saudara yang berada di Indonesia Timur, untuk kehidupan yang lebih layak tanpa harus meninggalkan kebudayaan mereka.| Dn

Acara diskusi dan musik bersama VOTE selanjutnya akan dialaksanakan pada :

Hari/Tanggal                     : Jumat, 13 Aprill 2012

Pukul                                     : 08.00 – 11.00 WIB

Tempat                                 : Ruang Terbuka Multiculture Realino USD – Mrican

Pembicara                          : Glenn Fledly (VOTE), Galuh Wandita (ICTJ), Jopi (AMAN)

Pertunjukan Seni             : Sanggar Nusantara, MARASTA, Irfan Palippui , Glenn Fledly (musik akustik)

Acara puncaknya.

Related posts

Top